Mau Gunakan Robot Trading Forex? Kenali Kelebihan dan Kelemahannya

Anda pernah mendengar istilah EA ketika sedang belajar forex? Apakah Anda paham apa itu EA? Apakah ia sebuah strategi atau sebuah instrumen dalam dunia trading forex? Pada dasarnya, EA dalam dunia trading merupakan singkatan dari Expert Advisor atau bisa juga kita sebut sebagai Autotrading Robot. Sebagai informasi tambahan, EA adalah sebuah alat elektronik yang dapat bekerja sendiri (auto) untuk mencari sebuah peluang open trade.

Robot Auto Trading ini bukanlah sebuah alat fisik atau hardware namun merupakan sebuah perangkat lunak atau software yang dapat melakukan trading forex secara otomatis, seperti namanya auto trading. Anda tidak perlu melakukan perintah buy atau sell, karena software yang satu ini akan secara otomatis melakukannya untuk Anda. Jadi, software ini sangat berbeda jauh dengan trading manual yang dilakukan para trader pada umumnya. Untuk lebih jelasnya, berikut beberapa informasi penting mengenai robot trading forex atau EA yang dapat Anda pelajari:

Kelebihan Robot Trading Forex (EA)

Seperti software pada umumnya, Robot Trading Forex yang satu ini juga memiliki beberapa keunggulan atau kelebihan ketika digunakan, di antaranya adalah:

  1. Mampu Melakukan Beberapa Tugas Sekaligus (multi-tasking)

Software yang satu ini mampu menjalankan banyak instruksi hanya dalam satu detik untuk mencari peluang trading forex yang tersedia. Dibandingkan manual, hal ini tentunya sangatlah membantu Anda dalam mencari tahu mengenai peluang trading forex yang ada sehingga tidak perlu belajar forex lebih dalam.

  1. Non-Stop

Robot Trading Forex (EA) dapat bekerja secara non-stop selama 24 jam dalam seminggu. Ketika ia menemukan peluang trading, software tersebut akan segera siap dalam melakukan eksekusi order market. Dengan begitu, Anda dapat melakukan hal lain apabila sedang sibuk tanpa kehilangan kesempatan mendapatkan peluang trading apabila menggunakan robot ini.

  1. Tidak Terpengaruh Emosi

Robot Trading Forex (EA) sama seperti robot pada umumnya hanya dapat menjalankan instruksi atau perintah sesuai dengan standar program yang sudah diatur di dalamnya. Ia akan mengeksekusi order dan stop loss atau take profit seperti yang sudah diprogramkan padanya. Dalam trading manual, trader biasa akan mudah terpengaruh emosi saat sedang menghadapi gejolak harga. Bagaimana pun juga, seperti yang sudah Anda ketahui bahwa robot dan manusia terletak pada emosi yang dimiliki.

Kelemahan Robot Trading Forex (EA)

Akan selalu ada kelemahan di setiap instrument yang dibuat secanggih apapun itu. Beberapa kelemahan yang dimiliki Robot Trading Forex (EA) adalah:

  1. Biaya Tinggi

Tidak dapat dipungkiri bahwa semakin canggih suatu barang, maka ia juga akan memakan biaya yang tinggi mengingat segala bentuk riset yang dilakukan sampai alat tersebut bisa dikatakan canggih dan multi-tasking. Semakin bagus kualitas suatu barang, maka semakin tinggi juga biaya yang diperlukan.

  1. Pengaturannya yang Membutuhkan Keterampilan Khusus

Meski pun robot ini nantinya menjalankan trading secara otomatis, sebagai pemiliknya Anda juga dituntut untuk memiliki pengetahuan mengenai trading dan program yang dirancang untuk robot ini. Jadi, ketika kondisi pasar sedang berada dalam situasi yang ada di luar kebiasaan dan program yang dirancang, Anda dapat langsung mengambil alih tugas Robot Trading Forex (EA) tersebut.

Menggunakan Robot Trading Forex dengan Bijak

Setelah mengetahui berbagai kelemahan dan juga keunggulan yang dimiliki Robot Trading Forex (EA), Anda disarankan untuk menggunakannya secara bijak. Bagaimana pun juga, sebagai seseorang yang memiliki robot auto trading tersebut, Anda juga harus memiliki pengetahuan luas dan juga mumpuni mengenai dunia trading. Selain itu, Anda juga harus mengetahui perumusan dan program yang dirancang pada EA Anda tersebut.

Untuk mengetahui lebih banyak mengenai dunia broker, trading forex dan juga robot trading forex, Anda dapat belajar langsung dengan mentor-mentor handal dari Didimax. Karena disini menyediakan tempat untuk belajar trading forex secara gratis namun tetap terpercaya. Anda dapat belajar forex dengan lebih lengkap dan juga seluk beluknya pada www.didimax.co.id. Didimax juga merupakan salah satu broker terbaik di Asia yang tak perlu diragukan lagi keahliannya.

Keunggulan dan Kelemahan Robot Trading Forex (EA)

Autotrading Robot atau yang sering disebut dengan istilah “Expert Advisor” (EA), adalah sebuah alat elektronik yang bekerja sendiri untuk mencari peluang open trade, baik open sell ataupun buy di forex market. Robot Trading Forex (EA) disini bukan secara fisik. Tetapi sebuah software untuk trading forex secara otomatis. Tanpa Anda melakukan perintah Buy/Sell, robot akan mengerjakan sendiri untuk Anda.

Bicara soal EA, tidak akan ada habisnya. Apalagi kalau dibandingkan dengan trading manual. Supaya jelas pangkal dan ujungnya, yuk kita kupas apa saja sih keunggulan dan kelemahan Robot Trading.

Keunggulan Robot Trading Forex
Inilah beberapa keunggulan Robot Trading yang menjadi alasan utama kenapa banyak trader berhenti trading sendiri dan ganti menggunakan EA:

a. Multi-tasking.
Robot Trading forex mampu menjalankan ratusan hingga ribuan instruksi per detik untuk menyisir dan mengeksekusi setiap peluang trading forex. Beban kerja tadi jelas melampaui batas kemampuan manusia, tetapi mudah-mudah saja dilakukan EA. Namun, perlu diingat, tidak semua Robot Trading Forex memiliki performa setinggi itu, karena tergantung sistem yang melandasi pembuatannya juga.

b. Tak terpengaruh emosi.
Dalam kondisi market apapun, Robot Trading Forex hanya menjalankan instruksi sesuai dengan standar-standar pemrograman, tanpa intervensi emosi. Dalam artian tersebut, EA akan mengeksekusi order seperti buy atau sell dan meletakkan Stop Loss dan Take Profit persis seperti rumusan programnya.

Berbeda dengan trading manual, di mana trader mudah terpengaruh emosi saat menghadapi gejolak harga. Mereka biasanya akan menggeser-geser posisi SL dan TP akibat merasa serakah atau sebaliknya, cemas menghadapi harga yang tak bergerak sesuai keinginan. Dalam jangka panjang, kebiasaan buruk tersebut bisa jadi penghambat kesuksesan, sehingga EA yang bebas emosi dipandang lebih unggul.

c. Aktif 24/7, non-stop.
Selama terkoneksi dengan VPS, Robot Trading Forex dapat bekerja sepanjang hari, non-stop. Jadi, begitu ada peluang trading muncul, Robot akan selalu siap siaga mengeksekusi order market, kapanpun. Dengan kata lain, kalau Anda menggunakan EA, tidak perlu lagi khawatir akan melewatkan peluang trading meskipun Anda sibuk dengan kegiatan lain atau sedang beristirahat.

d. Performa trading dapat diuji.
Karena Robot selalu konsisten mengikuti standar pemogramannya, maka performa trading-nya pun bisa diukur dengan jelas pula. Umumnya, performa robot trading diukur dengan metode backtest dan forward testing. Jadi, sebelum Anda membeli Robot Trading Forex, pastikan dulu bahwa laporan kinerjanya baik.

Mau beli robot EA tapi pusing membuktikan performa-nya? Tak usah bingung-bingung, artikel ini akan memberikan Anda bukti performa nyata robot trading Forex dengan mudah dan sederhana

e. Fitur-fitur baru terus diperbarui dan berkembang.
Seiring berkembangnya proses pengembangan Robot Trading Forex, semakin banyak fitur-fitur baru turut berkembang untuk mengikuti dinamika pasar. Misalnya saja, fitur news filter dan invisible mode (untuk menghindari broker yang stop loss-hunting).

Supaya Anda dapat menikmati fitur-fitur tercanggih, cari developer robot trading Forex yang menyediakan auto-update. Dengan fitur tersebut, Robot Trading akan selalu terbaharukan dengan fitur-fitur terbaru.

Kelemahan Robot Trading Forex

Tak ada gading tak retak, robot trading Forex pun memiliki kekurangan, antara lain:

a. Memakan biaya tambahan.
Trading menggunakan robot EA sudah pasti memakan biaya lebih tinggi daripada trading manual. Selain mengeluarkan biaya untuk membeli robot itu sendiri, Anda juga harus secara rutin membayar biaya sewa VPS. Dan percayalah, semakin bagus kualitasnya, semakin tinggi pula biayanya.

b. Kurang mampu menyesuaikan diri pada kondisi market tertentu.
Sewaktu rilis berita berdampak tinggi, biasanya trader-trader oportunis memanfaatkan gejolak pergerakan harga untuk meraih profit. Kegiatan tadi nama kerennya adalah news trading, dan biasanya dilakukan oleh para scalper. Namun, kegiatan tersebut resikonya jauh lebih tinggi daripada trading pada kondisi pasar normal; kalau lagi beruntung bisa bawa pulang uang banyak, kalau buntung maka isi akun bisa ludes seketika.
Sayangnya, robot trading tidak didesain untuk bisa beradaptasi pada situasi tersebut. Itu karena pada dasarnya “cara berpikir” robot trading didesain secara linear (lurus notok, tidak neko-neko), sedangkan pada saat rilis berita pergerakan bergerak secara fluktuatif dan acak.

c. Menuntut ketrampilan khusus untuk mengaturnya.
Eh, siapa bilang kalau sudah pakai Robot Trading Forex (EA) tidak perlu pengetahuan apa-apa soal trading? Justru karena proses trading berjalan full otomatis, maka di saat-saat tertentu di mana kondisi market di luar kebiasaan, Anda adalah orang pertama yang harus mengambil alih kontrol.
Karena alasan itu, disarankan untuk menggunakan Robot Trading Forex jika Anda memang sudah cukup berpengalaman trading dan memiliki ketajaman intuisi dalam mengetahui kapan kondisi market tak kondusif.
Kedua, Anda juga paling tidak harus mengerti mengenai istilah-istilah dalam IT dan penggunaan software untuk dapat meng-install dan merawat robot trading Forex. Hal tersebut perlu dipelajari agar robot EA tetap berjalan sesuai dengan prosedur.

d. Tidak semua broker mengijinkan penggunaan Robot Trading Forex.
Sekali lagi, EA dapat mengirim puluhan hingga ratusan order market dalam kurun waktu cukup singkat. Jika cukup banyak trader menggunakan Robot Trading Forex, bisa saja server broker terbebani oleh antrian panjang order market. Pada situasi tadi, bisa saja server broker mengalami lag atau bahkan freeze.
Untuk menghindari lag dan freeze server, beberapa broker akan melarang penggunaan robot trading Forex pada tipe akun atau pair tertentu.